Penulis: Alhasbi

Pernahkah Anda mendapatkan pesan BOOTMGR is missing saat menyalakan PC atau komputer? Ini merupakan salah satu bentuk dari gagal booting.

BOOTMGR merupakan singkatan dari Windows Boot Manager, yaitu sebuah software yang keluar sebagai penyipanan kode boot. File ini biasanya mempunyai format read-only dan berada pada direktori partisi sistem yang aktif.

Penyebab BOOTMGR is missing

Perlu Anda ketahui, error pada boot manager bisa terjadi karena beberapa hal. Umumnya terjadi karena masalah upgrade OS, bad sector pada hard drive, dan kerusakan file sistem. Pesan tersebut akan muncul setelah komputer booting.

Penyebab lain mengapa booting bisa gagal yaitu kesalahan PC dalam membaca OS. PC mencoba boot melalui perangkat lain seperti USB flashdisk, floppy disk, kepingan DVD, atau SD card yang terhubung dengan PC.

Ada beberapa bentuk pesan error pada Windows Boot Manager.

  • BOOTMGR is missing, Press Ctrl+Alt+Del to restart. Jika pesan ini muncul maka Anda bisa menekan ketiga tombol keyboard tersebut, sehingga PC akan restart.
  • BOOTMGR is missing, Press any key to restart. Ketika pesan ini yang muncul, Anda bisa menekan sembarang tombol untuk membuat PC restart ulang.
  • Couldn’t find BOOTMGR. Biasanya ini muncul karena masalah yang terlalu parah.

Cara umum untuk mengatasinya yaitu restart PC. Namun, jika hal ini tidak berhasil, Anda bisa melakukan cara lain. Pada kali ini, Hidup Digital telah merangkum beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi masalah BOOTMGR is missing.

Mengatasi BOOTMGR is missing

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, cara mengatasi masalah boot manager adalah dengan cara restart. Akan tetapi, jika masalah tersebut muncul berulang kali ketika menyalakan PC, tentunya Anda harus melakukan tindakan.

Berikut merupakan beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

Cara 1, singkirkan disk yang terhubung dengan PC

Masalah error booting manager dapat terjadi karena PC mencoba boot menggunakan drive yang terhubung. Oleh karena itu, Anda bisa memindai perangkat apa saja yang terhubung sebelum menyalakan PC.

PC bisa melakukan booting melalui beberapa perangkat seperti USB flashdisk, SD card, floppy disk, atau DVD. Maka dari itu, pastikan tidak ada perangkat tersebut yang terhubung, termasuk kepingan CD dalam DVD drive.

Cara 2, cek semua kabel data dan kabel power

Perlu Anda ketahui, pesan BOOTMGR is missing Press Ctrl+Alt+Delete to restart bisa terjadi karena masalah koneksi. Masalah yang umum terjadi seperti kabel daya yang sudah longgar, tidak terpasang dengan kuat, terlepas, atau tidak berfungsi.

Anda bisa cek semua kabel apakah terpasang dengan baik. Selain itu, Anda juga bisa melakukan cek fungsi kabel, apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Jika Anda menemukan kabel yang rusak, sebaiknya segera diganti, sehingga tidak mengganggu performa PC.

Baca Juga : Tanpa Software, Membuat Bootable Flashdisk Windows

Cara 3, perbaikan menggunaan Startup Repair

Kerusakan sistem startup bisa menjadi penyebab eror pada boot manager. Jika ini terjadi, Anda bisa mengganti file sistem yang hilang atau rusak, termasuk boot manager.

Namun perlu Anda ketahui, Anda membutuhkan driver Windows untuk menjalankan Startup Repair. Jika Anda tidak mempunyai DVD driver Windows, Anda bisa menggunakan bootable USB Flashdisk yang berisikan file ISO Windows. Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa membaca cara membuat bootable Flashdisk untuk Install Windows.

Adapun, berikut adalah caranya.

  1. Hubungkan driver Windows (DVD atau bootable USB) dengan komputer.
  2. Masuk ke BIOS kemudian atur booting menggunakan driver.
  3. Ketika muncul pesan Press any key to boot from CD or DVD, sentuh tombol sembarang untuk memulai booting.
  4. Masukkan language, time, dan keyboard method sesuai preferensi Anda. Setelah itu, pilih Repair your computer.
  5. Sampai di sini, Anda bisa memilih disk sistem (umumnya C:) kemudian pilih Startup Repair.
  • Pada Windows 7, pilih menu Startup Repair pada System Recovery Options untuk melanjutkan booting Windows.

  • Sedangkan pada Windows 8 dan 10, masuk ke bagian Troubleshoot > Advanced options > Automatic Repair (pada Windows 8) atau Startup Repair (pada Windows 10).

  1. Ikuti petunjuk dan tunggu proses perbaikan selesai.

Cara 4, jalankan System Restore

Perlu Anda ketahui, cara ini bisa Anda gunakan jika Anda mengaktifkan fungsi System Restore di Windows. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan backup sistem secara berkala untuk menjaga sistem agar tidak rusak.

Pada dasarnya, cara ini dapat Anda lakukan dengan mengembalikan pengaturan sistem booting normal, seperti yang pernah Anda backup. Dengan begitu, masalah kerusakan sistem yang membuat Anda tidak bisa boot Windows dapat teratasi dengan mudah.

Cara 5, update motherboard BIOS

Perlu Anda ketahui, jika BIOS di motherboard tidak update maka pesan boot manager error bisa saja muncul. Oleh karena itu, Anda perlu memastikan bahwa BIOS menggunakan versi update. Cobalah untuk update BIOS ke versi yang sesuai dengan komputer Anda.

Baca Juga : 5 Cara Masuk Safe Mode Windows 10

Cara 6, perbaikan menggunakan bootrec.exe

Perlu Anda ketahui, bootrec.exe merupakan alat pada Windows Recovery Environment (Windows RE). Alat ini berfungsi untuk menjalankan troubleshoot serta memperbaiki error.

Perlu Anda ketahui, Anda memerlukan driver Windows (DVD atau bootable USB) untuk mengatasi masalah ini.

Untuk mengatasi masalah BOOTMGR, Anda bisa melakukan perbaikan bootrec pada BCD dan memperbaiki sistem boot.

Pertama, memperbaiki BCD

Error pada BOOTMGR bisa terjadi karena ada kerusakan pada BCD atau boot configuration data. BCD berisikan opsi konfigurasi mulainya Windows.

  1. Atur booting melalui driver Windows.
  2. Ikuti petunjuk hingga muncul opsi Repair your computer.
  3. Pilih drive instalasi Windows (biasanya C:) kemudian klik Next.
  4. Setelah muncul jendela System Recovery Option, pilih Command Prompt.
  5. Masukkan komando bootrec /rebuildbcd kemudian Enter.

  1. Tunggu beberapa saat hingga proses selesai.

Kedua, memperbaiki master boot record

Booting sebenarnya mengeluarkan data sistem dari HDD atau SSD. Akan tetapi, jika terdapat kerusakan pada sistem boot maka masalah BOOTMGR sangat mungkin terjadi. Untuk memperbaikinya, Anda bisa menggunakan bootrec.

Adapun caranya, sama dengan BCD, Anda perlu membuka Command Prompt terlebih dahulu melalui System Recovery.

Setelah terbuka, masukkan komando bootrec.exe /fixmbr kemudian Enter.

Kemudian, masukkan komando bootrec.exe /fixboot kemudian Enter.

Ketika sudah muncul pesan The operation completed successfully, artinya bootrec sudah berhasil memperbaiki kerusakan pada boot.

Cara 7, mengganti hard drive

Ketika semua cara di atas sudah Anda lakukan namun masih mendapatkan pesan BOOTMGR, ada baiknya Anda cek kondisi fisik HDD atau SSD pada komputer Anda. Mungkin saja terdapat kerusakan fisik yang memengaruhi sistem di dalamnya.

Cara terbaik adalah menggantinya dengan hard drive baru dan install ulang Windows. Selain itu, cara ini juga menjadi solusi terbaik ketika HDD mengalami bad sector yang terlalu parah sehingga sulit untuk memperbaikinya.

Baca Juga : Laptop Tidak Bisa Masuk Windows, Ini Solusinya

Selamat mencoba

Itulah tadi cara mengatasi masalah BOOTMGR is missing pada Windows. Jika Anda mempunyai cara atau rekomendasi lain untuk mengatasinya, silakan tulis di kolom komentar ya.

Selamat mencoba!

 

Sumber

Help Desk Geek. (2021). How to Fix Bootmgr is Missing in Windows 10. helpdeskgeek.com

IT Pro. (2021). Bootmgr is missing – what does this mean and how do you fix it? itpro.co.uk

Life Wire. (2020). Hot to fix ‘BOOTMGR Is Missing’ Errors. lifewire.com

Mini Tool. (2021). 11 Solutions to “BOOTMGR Is Missing” Error in Windows 10/8/7. partitionwizard.com

Neo Smart Knowledgebase. BOOTMGR is Missing: Fix for Windows Vista, 7, 8, 8.1, 10. neosmart.net

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here