Penulis: Faruq

Seperti menjadi tren, banyak pengguna Windows 10 mengeluhkan laptop maupun PC mereka mengalami disk usage 100% secara terus menerus. Bahkan hal ini terjadi ketika laptop baru saja menyala.

Disk usage sebenarnya berfungsi untuk memantau kinerja SSD atau harddisk. Kinerja storage yang mencapai 100% artinya storage mencapai kemampuan maksimal, sehingga akan memengaruhi kinerja operasionalnya, umumnya membuat perangkat Anda menjadi lemot hingga hang.

Penyebab disk usage 100%

Masalah ini bisa muncul karena beberapa kondisi, yaitu:

  • Terdapat virus.
  • Terlalu banyak aplikasi yang aktif.
  • Terjadi kerusakan hardware.
  • Ada bug pada sistem.
  • Driver tidak up-to-date.

Berikut adalah penyebab dan cara mengatasinya.

Baca juga: 5 Cara Masuk Safe Mode Windows 10

Beberapa cara mengatasi disk usage 100%

Nah, berikut ini ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan ketika PC atau laptop Anda mengalami disk usage 100%.

1. Restart PC atau laptop

Umumnya, me-restart PC atau laptop menjadi solusi ketika layar hang, atau crash. Dengan begitu, restart dapat menyelesaikan masalah PC, termasuk disk usage 100%.

Caranya adalah klik start kemudian pilih opsi restart computer. Namun, pastikan sistem dalam kondisi sebagaimana Anda ingin mematikan (shutdown) PC atau laptop.

Ketika setelah di-restart laptop atau PC Anda tidak mengalami perubahan, Anda bisa melakukan langkah atau cara berikutnya.

2. Cek keberadaan malware dengan anti virus

Biasanya, virus menjadi masalah utama yang menyebabkan 100% disk usage. Keamanan perangkat lunak mungkin bisa menyelesaikan masalah ini, terlepas anti virus Anda berbayar atau gratis.

Anda bisa men-scan perangkat menggunakan beberapa alat seperti BitDefender, Avast, dan AVG untuk mendeteksi beberapa masalah. Cara ini dapat Anda lakukan beberapa kali ketika disk usage mencapai angka tinggi (di atas 80%).

Untuk beberapa kondisi terkadang cara ini tidak berhasil, namun paling tidak dapat mengidentifikasi dan menyingkirkan malware.

3. Meng-update windows

Update biasanya menyelesaikan beberapa masalah pada Windows 10, termasuk disk usage 100%. Pastikan perangkat Anda mendapatkan windows yang update.

Windows 10 memberikan pilihan kapan dan bagaimana mendapatkan update terakhir, sehingga perangkat Anda bisa berjalan dengan lancar. Untuk mengetahui update windows, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut.

Klik start > setting > update & security. Setelah itu pilih Windows Update.

Anda bisa cek update dan menginstalnya jika memungkinkan. Cara ini dapat memperbaiki seluruh performa dari sistem windows, termasuk hard drive Anda.

Baca juga: 2 Cara Mematikan Keyboard Laptop Sementara

4. Perbaiki eror disk ketika disk usage tetap 100%

Ketika beberapa cara di atas sudah Anda lakukan, namun disk usage tetap 100%, kemungkinan yang terjadi adalah kerusakan penyimpanan.

Anda bisa mengidentifikasinya dengan menjalankan CHKDSK melalui command prompt untuk memperbaikinya.

Pertama, buka command prompt dengan menjalankan pada mode Run as Administrator.

Setelah itu, ketik formula perintahnya, yaitu chkdsk E: /f /r /x. E: adalah partisi storage yang ingin Anda cek.

5. Matikan SuperFetch Service

SuperFetch berfungsi seperti memori cache, di mana mereka menggandakan semua file yang biasa digunakan pada RAM. Fitur ini memungkinkan program berjalan lebih cepat, namun juga bisa menjadi penyebab perangkat Anda menjadi lemot.

Akan tetapi, ketika Anda tidak menggunakan perangkat keras ter-update, Service host SuperFetch bisa menyebabkan penggunaan disk usage menjadi tinggi. Dengan kata lain, High disk usage disebabkan oleh servis SuperFetch yang bermasalah karena tidak update. Matikan servis SuperFetch untuk memperbaiki masalah 100% disk usage.

Cara mematikannya yaitu:

Aktifkan command prompt (windows + R), kemudian ketik services.msc dan klik OK atau enter.

Setelah itu, cari SuperFetch > klik kanan dan pilih Properties. Cari kolom startup type dan pilih disable.

6. Reset virtual memori dan meningkatkan RAM

Virtual memory adalah kombinasi RAM dan sebagian hard drive. Ketika RAM tidak mampu memunculkan task, Windows akan menyimpan file sementara di virtual memory, kemudian mengembalikannya ke RAM ketika dibutuhkan.

Beberapa OS tidak support dengan beberapa jumlah RAM, seperti 32-bit tidak bisa menggunakan lebih dari RAM 4GB, sehingga sia-sia jika menginstal lebih dari 4GB pada 32-bit.

Jika perangkat Anda support dengan RAM lebih dari 4GB, Anda bisa meningkatkan RAM untuk mengatasi disk usage 100%. Selain itu, pastikan virtual memory Anda selalu dalam kondisi bersih.

Ada beberapa langkah untuk membersihkan virtual memory, yaitu sebagai berikut.

Langkah pertama, pencet windows + Pause/Break secara bersamaan. Kemudian, pilih Advance System Setting pada panel sebelah kiri.

Langkah kedua, pilih tab Advanced > Settings.

Langkah ketiga, pilih tab Advanced > Change in the Virtual memory section. Pastikan Automatically manages paging file size for all drives tidak dicentang.

Lankah keempat, pilih drive windows sebagai sistem (biasanya C:) dan masukkan angka

  • Initial size. Nilainya tergantung perangkat Anda.
  • Maximum size. Sebaiknya tidak menyeting terlalu tinggi, normalnya adalah 1,5 kali dari ukuran fisik RAM. Misalkan Anda menggunakan RAM 4 GB (4096 MB) maka ukurannya jangan lebih dari 6,144 MB (4096 MB x 1,5).

Langkah ke lima, Bersihkan seluruh temporary files. Caranya dengan membuka command prompt (windows + R) dan tulis temp.

Langkah ke enam, Ketika jendela temporary sudah aktif, Anda bisa menghapus semua seluruh file temporary dalam PC atau komputer.

7. Bersihkan file sampah (junk files) dan running memory

Junk files dan running memory bisa menjadi penyebab high disk usage. Ada beberapa aplikasi yang menyuguhkan fitur pembersih junk files dan mengoptimalkan kinerja memory.

Melalui bantuan aplikasi, Anda bisa melakukannya cara ini dengan mudah. Beberapa aplikasi yang terkenal bagus untuk Windows 10 yaitu:

  • Storage Sense
  • Disk Cleanup
  • CCleaner
  • Avast Cleanup
  • Advance System Care (Free)

8. Jalankan clean boot pada Windows

Clean boot digunakan untuk mendiagnosa masalah Windows yang serius. Bagian ini berfungsi untuk mengatur program startup dengan aplikasi seminimal mungkin, sehingga membuat performa latar Windows lebih enteng dan meningkatkan performa sistem.

Jika Anda tidak mengaktifkan clean boot, Anda bisa mengaktifkannya dengan cara berikut.

Pertama, Aktifkan system configuration dengan menulis msconfig pada run (Windows + R) atau mencarinya pada start.

Kedua, klik tab General, kemudian klik Selective Startup. Bersihkan checkbox pada Load Startup Items dan pastikan Anda mencentang Load System Services dan Use Original boot configuration.

Ketiga, klik tab Services kemudian pilih checkbox Hide all Microsoft Services. Pilih itemnya dan jadikan disable all.

Keempat, Klik Apply/OK kemudian restart device Anda.

9. Upgrade harddisk dengan kapasitas yang lebih besar atau gunakan SSD

Cek disk dapat mengidentifikasi beberapa masalah yang terjadi pada harddisk. Tingginya disk usage biasanya terjadi karena ada kerusakan pada beberapa aplikasi atau penggunaan harddisk. Mengecek harddisk bisa Anda lakukan secara berkala untuk mengontrol performa harddisk Anda.

Harddisk yang mempunyai bad sector terlalu banyak bisa menyebabkan tingginya disk usage. Kemungkinan lain, perangkat Anda yang terlalu tua sehingga tidak bisa bekerja dengan sebagaimana mestinya.

Jika hal tersebut terjadi, artinya Anda perlu untuk meningkatkan kapasitas harddisk atau menggantinya dengan kapasitas yang lebih besar. Cara ini tentunya sangat efektif untuk mengatasi high disk usage.

10. Non aktifkan Windows Search

Sebagaimana kita ketahui, bug di Windows 8 dan 10 bisa menyebabkan looping pencarian sehingga bisa membuat disk usage menjadi tinggi. Untuk menghentikan sementara fasilitas Windows Search dan melihat apakah itu bisa memperbaiki masalah 100% disk usage.

Buka command prompt kemudian intruksi net.exe stop “Windows search”. Cara ini akan menghentikan Windows Search hingga perangkat Anda di restart.

Jika Windows Search tidak responsif terhadap masalah tingginya disk usage, Anda bisa mematikannya secara permanen. Adapun caranya sebagai berikut.

Pertama, buka Windows Run (Windows + R) kemudian ketik services.msc dan enter.

Setelah Services Window terbuka, cari Windows Search dan pilih properties.

Pilih opsi non aktifkan (disabled) pada startup type dan kemudian klik OK untuk menyimpan perubahan.

11. Perubahan setting di Google Chrome dan Skype

Cara ini mungkin tidak bisa mengatasi disk usage 100%, namun membuat performa chrome dan skype menjadi lebih enteng bisa membantu menurunkan penggunaan harddisk.

Pada chrome, Anda bisa melakukan perubahan ini.

Buka chrome kemudian klik bagian Setting > advance setting. Mematikan opsi Use a prediction service to load pages more quickly pada bagian Under Privacy.

Anda juga bisa mematikan Flash pada chrome. Selain itu, pastikan bahwa Continue running background apps when Google Chrome is closed dimatikan.

Sedangkan pada skype, update aplikasi untuk meningkatkan performa dan izinkan aplikasi membaca harddisk.

Pertama, buka Skype dan pilih Security tab dan klik opsi Edit.

Kemudian, pada urutan Group or Username pilih all application packages.

Terakhir, Cek Writer option dan izinkan aplikasi membaca harddisk. Akhirnya cek OK.

12. Instal ulang Windows

Jika semua cara tersebut tidak berhasil, mungkin Anda perlu menginstall ulang Windows Anda. Namun jangan lupa untuk mem-backup file-file penting Anda terlebih dahulu.

Baca juga: Mengatasi 100% Disk Usage Windows 10

Sumber

AVG. (2020). How to Fix 100% Disk Usage in Windows 10 & Earlier. www.avg.com

Clever. (2020). 10 Best Ways to Fix a 100% Disk Usage on Windows 10. www.cleverfiles.com

Ease Us. (2020). 10 Ways to Resolve 100% Disk Usage on Windows 10. www.easeus.com

Fossy Bytes. (2020). 5 Best PC Cleaner Software for Windows 10. www.fossbytes.com

Mini Tool. (2021). 12 Tips for 100% Disk Usage on Windows 10 Task Manager. www.partitionwizard.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here